Salah satu penyebab rendahnya produktivitas kakao Indonesia adalah masih belum digunakanya bahan tanam unggul yang sesuai kondisi lingkungan setempat. Salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas kakao adalah dengan perbaikan bahan tanam. Untuk menyusun komposisi klon kakao yang sesuai untuk setiap kondisi lingkungan, disini dijelaskan tentang sifat-sifat klon kakao unggul, yang dapat dibudidayakan atau dikembangkan di suatu daerah, seperti klon dibawah ini:
-
Klon ICS 13
Berat biji kering 1.03 g/bijiBentuk buah bulat memanjang
Pangkal buah tumpul tanpa leher botol
Kulit buah agak kasar
Alur buah tegas
Ujung buah meruncing
Warna buah muda merah kecoklatan
Warna buah masak merah jingga


